Leverate Group Raih Gold dan Bronze di MARKETECH APAC NEXT Awards Indonesia 2026

Leverate Group meraih dua penghargaan sekaligus di MARKETECH APAC NEXT Awards Indonesia 2026: Gold untuk Most Innovative MarTech Team of the Year, dan Bronze untuk Most Innovative Data-Driven Marketing Campaign lewat campaign yang dibuat khusus untuk salah satu brand elektronik terkemuka di Indonesia.

Gold diraih oleh tim MarTech & Innovation (MTI) Leverate, tim kecil yang membawa dampak besar dalam waktu singkat. Sepanjang 2025, tim ini menjalankan program pelatihan AI dan martech di sembilan departemen Leverate, melibatkan 110 karyawan dalam workshop tiga bulan yang disesuaikan untuk tiap departemen, hingga mencapai 100% adopsi internal. Kapasitas internal ini kemudian dikomersialkan menjadi tiga layanan untuk klien di bawah leverate.ai yang mencakup AI Creative, AI Consultant, dan AI Agent.
Hasilnya terlihat di proyek-proyek klien. Salah satunya klien di sektor hospitality yang bersaing dengan nama-nama besar global dan punya domain berusia empat tahun. Pendekatan hybrid SEO dan GEO (generative engine optimization) berhasil menaikkan trafik referral dari ChatGPT lebih dari 1000% year on year. Untuk klien enterprise lain yang beroperasi di sepuluh negara, jumlah keyword yang masuk ranking naik dua kali lipat. Sementara untuk klien di sektor ritel, tim berhasil mendatangkan lebih dari 100.000 organic users atau 130%+ dari target. Praktik martech dan AI Leverate kini on track mencatat pertumbuhan revenue lebih dari 100% di 2025.
“Another milestone unlocked! 🏆 We are proud to be named Most Innovative MarTech Team of the Year at NEXT AWARDS Indonesia 2026. Here's to pushing boundaries and redefining what's possible with MarTech through Innovation.” kata Abdul Gofur, Web Development Manager di tim MTI Leverate Group.
Bronze diraih lewat sebuah campaign data-driven yang dibangun untuk Online Brand Shop milik salah satu brand elektronik konsumen terkemuka di Indonesia. Alih-alih menjalankan campaign tersegmentasi per lini produk seperti kebiasaan industri, Leverate menyatukan data klien lintas kategori ke dalam satu "Bulk Campaign Strategy," mengalirkan data first-party ke mesin programmatic seperti Google Performance Max dan Meta Advantage+ agar algoritma bisa mencocokkan calon pembeli ke seluruh ekosistem produk klien, bukan hanya satu kategori. Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan konversi funnel, mendorong ROAS yang kuat, dan menekan cost per acquisition secara signifikan.
“This is what happens when strategy, creative, media, and data actually sit in the same table. Teamwork at its best.” komentar Dylan Setiawan, Chief Operation Officer di Leverate Group.
Kemenangan ini datang bersamaan dengan persiapan Leverate meluncurkan BrandMind ID. Sebuah platform yang mengubah data klien menjadi strategi dan konten dalam skala besar pada kuartal keempat, langkah berikutnya bagi tim MarTech yang terus beradaptasi dengan cepatnya perkembangan teknologi.
Dua penghargaan ini jadi bukti nyata bagaimana tim MarTech & Innovation (MTI) dan tim Creative, dan tim Media Leverate Group bekerja beriringan: media, data dan teknologi yang tepat sasaran, dieksekusi lewat ide kreatif yang relevan untuk brand. Layanan yang sama terbuka untuk brand lain yang ingin tumbuh dengan pendekatan serupa. Mulai dari AI dan automation, SEO dan GEO, website development, hingga strategi dan produksi konten kreatif. Tertarik mendiskusikan kebutuhan marketing brand Anda? Hubungi tim Leverate Group di leverategroup.asia/contact.
Other
Released Articles
Leverate Group Raih Gold dan Bronze di MARKETECH APAC NEXT Awards Indonesia 2026

Din Sumedi to lead creative, and strategy integration at Leverate Group

Finding Comfort in Small, Everyday Jokes | Culture Pulse January 2026

Why 2016 Coming Back in 2026 | Culture Pulse January 2026

When Play Becomes a Way to Talk About Real Problems | Culture Pulse January 2026








